Terima Kasih MOEL - Belitung BANGGA !!
Kontributor : Kontributor Umum
Beri komentar ( 1 )
Begalor.com. menyanyi, kegiatan yang sebenarnya merupakan bagian dari ekspresi yang dilakukan bahkan sejak manusia berada dalam usia dini, pada satu segi bisa dikatakan hal yang alamiah. Namun, bila melihat seorang penyanyi tampil, sesungguhnya yang tampak adalah satu rentetan proses yang memperlihatkan kemampuan otak yang amat mengagumkan. Pada saat bersamaan penyanyi bisa mengeluarkan nada-nada yang indah, tidak fals, menghafal lirik, mengucapkannya dengan jelas, dan kini malah tidak jarang penyanyi tersebut tampil sambil memainkan piano. bahkan dengan lincah menari. hal inilah yang di lakukan Moel kontestan KDI di TV swasta, sehingga menimbulkan aktusias masyarakat Belitung untuk berterima kasih kepada Moel sebab Belitung juga diperkenalkan Moel ini kepada masyarakat luas lewat kontes menyanyi Dandut, seperti Ozzie Film Director – Editor – Writer. dengan tulisan dibawah ini mengucapkan terima kasih kepada Moel
Sebagai citizen of Belitung yang tinggal di Jakarta, saya apresiasikan ucapan terima kasih yang setingi-tingi kepada Moel seorang kontestan KDI di TPI.
Seharusnya saya menulis Apresiasi ini dari dulu-dulu lagi, saat sedang marak-maraknya Moel berkontes. Saya menulis, karena MOEL sudah tereliminasi dan
saya menulis sekarang ini untuk menghindari setidaknya mengurangi konflik of interes dengan adanya pemikiran tendensius sebagian urang Belitung yang masih ber-paradigma dalam pemikiran negative karena selalu beranggapan kalau kita terlibat dalam aktivitas seseoang yang sedang menjadi the raising star kita akan di anggap ikut-ikutan dalam bahasa Belitung turut aru mendompleng popularitas.
Saya yakin Manusia Belitung terus ber-inovasi untuk menjadi Manusia baru. Tidak selama pengalaman pahit masa lalu akan kembali terulang di Masa Mendatang. Ayo Buka Pemikiran baru. Jadi manusia baru. Be Positive Tune.
Pemikiran Negative seakan akan tidak pernah berhenti menghakimi atau menjustifikasi anak-anak Belitung. Di usia kita yang telah “sunset” seperti sekarang ini setidaknya kita sudah harus bisa mem’Balance’ untuk mencoba merubah perilaku pribadi kita. Memang terasa berat sekali antara ucapan yang mengurui atau menuliskan ketika di wujudkan dalam bentuk nyata kepada pribadi kita sendiri.
Melalui ke Ihklasan dan niat baik kita sendirilah yang bisa merubah semua itu. Secara pribadi saya sendiripun dalam proses percobaan tersebut. Saya mencoba untuk mengerem pemikiran-pemikiran Negatif kepada siapapun. Saya mencoba untuk melakukan “deal” pribadi kepada ego-ego saya. Saya harap Proses transformasi tersebut akan berjalan dengan baik. Meskipun memerlukan waktu. Kita harus mencoba.
Ketika anda membaca tulisan ini MAAF mungkin ada yang akan berpikir mencibir dengan sinis membaca tulisan ini dan men-anggap saya hanya se se -orang yang mencari sensasi – Ini adalah konsep pemikiran Negatif.
Sekarang saya wujudkan dalam bentuk pemikiran Positip – Saya yakin anda yang membaca tulisan ini akan bersemangat dan akan mencoba untuk mengurangi Ego untuk berpikir negatif. Dengan membaca tulisan ini anda telah mampu deal dengan Pribadi anda. Kita merasa bahagia bisa menerima masukan dari orang lain. Alhamdulilah.
Ketika pulang ke Belitung beberapa minggu lalu, Saya merasa bangga dengan Moel. Di Belitung tokoh KDI ini menjadi bahan “Rumpi an “ berkategori Gosip Infotainment yang paling “PANAS” dan merakyat di berbagai pelosok di Belitung.
Tidak ada salahnya. Setiap orang – setiap badan usaha memanfaat kan Popularitas si Moel ini. Secara Pasti – Operator Telephone menjual Produknya dengan memanfaatkan ketenaran kontes KDI Moel – Organisasi Politik – Calon Independent – Calon Bupati hingga Incumbentpun menyatu dalam setiap Show of Force si MOEL KDI.
Saya menyaksikan sendiri dan merasa Bangga Sekali dengan si Moel ini. Dalam arti yang positip saya terharu karena saya belum mampu berbuat seperti Moel. Di setiap malam pentas KDI. Di pastikan Masyarakat Belitung – Larut dalam Emosi kesatuan memiliki PULAU BELITUNG – Harus Menang. JANGAN KALAH Belitung. Begitulah.Untuk sesaat MOEL adalah Pahlawan Modern menjadi harapan masyarakat- doa-doa di semaikan kala proses eliminasi berlangsung. Masyarkat ter ‘ Focus” tak berkedip.Moel adalah “ VIRUS” Bahagia untuk melupakan sesaat kehidupan di dunia nyata di
Belitung. Moel memberikan harapan masyarakat untuk terus ber-semangat di tengah badai dan terpaan ekonomi yang telah memiskinkan Indonesia.
Semua mata tertuju kepada Kotak yang bernama TV. Kita bisa saksikan rombongan masyakat Belitung begitu ber’Hura-hura” di studio TPI. Kita telah saksikan mereka begitu bergembria memberikan dukungan kepada Moel. Setiap minggu rombong Belitung silih berganti ke Jakarta ke daerah Pondok Gede memberikan dukungan yang solid.
Saya bangga dengan Antusiasme Masyarakat Belitung yang begitu Kuat dalam keyakinan untuk memenangkan Moel. Terima kasih Bilitonese.Euforia Moel sangat fenomenal sekali. Terima kasih kepada TPI yang telah berhasil membahagiakan sebagian penonton untuk “cair” dalam Program Idol Instant.
Masyarakat Belitung memiliki Selebriti Dandut di Pentas Nasional.Nonton Bareng KDI Moel memang sangat semarak – aktivitas ekonomi berjalan dengan lancar – dapat di pastikan ratusan ribu bahkan mungkin jutaan SMS dari Penduduk BABEL dan berbagai belahan tempat di Indonesia lainnya telah menghunjami Server SMS penyelenggara kegiatan tersebut. Di pastikan untung besar di dapat.Idol-idol instant ini memang tidak ada salahnya. Sebagai Pribadi Belitung kita berharap Moel tidak akan berhenti hingga di sini. Kita tidak berharap garis tangan nasib masa depan Moel akan seperti KDI Idol lainnya di antara bahkan ada yang menjadi kurir peng-hantar nasi dan terbelit utang Jutaan rupiah karena menge “BOM” sms untuk diri sendiri.
Saya sangat berharap sekali MOEL tetap akan menjadi MOEL sebelum dan sesudahnya. Moel tidak akan mengalami Post Power Syndrome Selebritis. Kalau pun itu akan terjadi kita harus tetap POSTIVE TUNE, tetap merangkul Moel dalam setiap kesempatan.
MOEL adalah History Maker yang berhasil menepikan segala bentuk perbedaan dalam sebuah wadah menyatukan kebersamaan – kekompakan warga dalam aktivitas nonton bareng. Terima Kasih dan Apresiasi kepada Moel harus di tegaskan dalam bentuk nyata memberikan tempat kepada Moel. Baik bentuk pentas maupun mewujudkan janji-janji yang telah di tebarkan sebelumnya.
Moel anda adalah Idola – Jangan menyerah untuk terus HIDUP. Kalah di KDI bukan akhir dari IDOLA yang sesungguhnya. Terima kasih yang setinggi-tingginya.
Salam Ozzie
Film Director – Editor – Writer.