Selamat Datang di Begalor.com :

Kolom Ian Sancin

Ian Sanchin

Ian Sancin adalah seorang penulis yang aktif mengulas tentang kebudayaan Bangka Belitung Pendiri Komunitas pondok oxygen dan salah seorang pendiri Sapir Institute ini menjadi Salah satu kontributor di begalor.com harapan dan perhatian semua pihak terhadap kebudayaan lokal Bangka Belitung.

Archives

Your Advertisement Add your advertisement here

Sinopsis Novel Yin Galema


Kontributor : arizal
Beri komentar  ( 0 )


Begalor.com. Tahun 1629. Di usia sembilan tahun, Yin Gelema diculik Ayahnya sendiri dari istana Manchu, Peking, setelah Ibunya dihukum mati oleh Kaisar Ch’ing. Bersama ayahnya,Yin Galema mengikuti armada pelayaran pencari kayu garu (kayu wangi) di kepulauan seputar Asia Tenggara.


Tahun 1630. Armada tersebut mendarat di Pulau Belitong, kerajaan Balok dipimpin seorang keluarga sultan Mataram. Yin Galema  tertarik menetap di sana. Adat istiadat di sana telah menjeratnya menjadi orang darat, ia betah di keluarga Raja Balok Cakraningrat I (1618-1661)  kondisi yang dirasakannya berbanding terbalik dengan ketika ia berada di kerajaan Kaisar Manchu yang telah membuat ia kehilangan bundanya.


 Di Balok, Yin Galema mengalami masa kanak-kanak merdeka, memiliki kawan setia dengan kenakalan yang polos hingga memasuki daerah rahasia pribadi raja yang terlarang. Pengalaman spiritual pertamanya, ia mengenal anggrek jingga. Ia menjadi akrab pada seorang spritualis, Ki Ronggo Udo, yang membimbingnya menjadi seorang perempuan yang memiliki pribadi berbeda dari kebanyakan perempuan Melayu di Balok
 
Setelah dewasa Yin Galema jatuh cinta dengan seorang pemuda asuhan Ki Ronggo Udo, Kanda Badau. Hubungan kasih mereka menjadikannya tak memiliki kebebasan seperti hubungan cinta kasih anak manusia umumnya, Kanda Badau adalah putra dari selir Raja Balok yang dirahasiakan kehidupannya. Mereka mesti berjanji agar hubungan mereka tak diketahui Raja juga semua orang di istana. Namun pada saat yang sama, Putra Mahkota Pangeran Mending jatuh cinta padanya


www.yingalema.com



Beri Komentar untuk artikel ini
Nama Anda
Komentar:
Email
Website
 
*)Komentar yang anda kirim akan di tampilkan setelah editor kami meng- approvenya


Belum ada komentar untuk artikel ini.





Records 1 to 0 of 0

Profile Feature

Mansyur Karya-karya grafik Mansyur yang dibuat dengan teknik cungkil harbot (hardboard cut), sedari awal memang memmikat. Hal ini tak hanya lantaran secara teknik ia menguasai karena kualitas seni grafik salah satunya bertumpu pada teknik, namun juga pada kekayaan obyek yang digarapnya.
More Profile



 

Content Programming & Authoring By Kiagus Wahyudi
Copyright © 2007 begalor.com :: Powered by: tohalabs.com